Berita  

Apresiasi Polisi, KPA Janji Kawal Kasus Penembakan Burak Sampai Putusan Berkekuatan Hukum Tetap

Apresiasi Polisi, KPA Janji Kawal Kasus Penembakan Burak Sampai Putusan Berkekuatan Hukum Tetap

 Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

sdhortsoc.org, LHOKSUKON – Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Samudera Pasai (Kabupaten Aceh Utara), berjanji mengawal kasus penembakan M Yusuf (46) alias Burak eks Kombatan GAM Aceh Utara sampai adanya putusan berkekuatan hukum tetap. 

Untuk diketahui dari tiga pria yang terlibat dalam kasus penembakan M Yusuf warga Desa Matang Mane Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, dua pelaku sudah disidangkan di Pengadilan Negeri Lhoksukon. 

Keduanya adalah Ajrol alias Botak alias Trafo (25) warga Desa Alue Ngom Kecamatan Nibong, Aceh Utara tersangka utama yang menembak Burak.

Sedangkan satu lagi Fakhrurrazi alias Adi (42) warga Desa Alue Ngom Kecamatan Nibong, Aceh Utara pemilik senapan angin yang meminjamkannya kepada Ajrol. 

Baca juga: Ini Fakta Baru Terungkap Dalam Sidang Perdana Kasus Penembakan Eks Kombatan GAM 

Sedangkan satu berkas lagi atas nama Ajkmal abang kandung Ajrol, sampai saat ini masih dalam proses penyempurnaan sesuai petunjuk jaksa peneliti berkas, setelah dikembalikan karena belum lengkap. 

Diberitakan sebelumnya, M Yusuf seorang Eks Kombatan GAM yang lebih dikenal Buraq meninggal dunia setelah ditembak di bagian lehernya.

Ia ditembak saat duduk di sebuah warung kopi, kampungnya, Desa Alue Ngom Kecamatan Nibong, Aceh Utara pada 1 Maret 2022. 

“Kita mengapresiasi kinerja Polri, khususnya Polres Aceh Utara yang sudah berhasil menangkap pelaku dan sudah memproses kasus ini sehingga sudah dapat dilimpahkan ke Jaksa,” ujar Juru Bicara KPA Samudera Pase, M Jhony kepada Serambinews.com, Minggu (12/6/2022). 

Baca juga: Terungkap! Inilah Alasan Istri Dianjurkan Menungging Setelah Berhubungan Intim Menurut dr Boyke

Disebutkan, pihaknya akan mengawal proses sidang kasus tersebut sampai nantinya ada putusan dari pengadilan yang berkekuatan hukum tetap atau inkrach. 

Karena itu pihaknya berharap agar jaksa nantinya dapat menuntut pelaku dalam kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku. Karena kasus pembunuhan terhadap Buraq adalah berencana. 

“Kita minta jaksa dan hakim nantinya menghukum terdakwa yang menembak Buraq dengan hukuman yang berat, karena ini pembunuhan berencana,” pungkas m Jhony.(*) 

Baca juga: Ternak yang Mati di Aceh Utara Capai 27 Ekor, Kasus PMK Terus Meningkat



#Apresiasi #Polisi #KPA #Janji #Kawal #KasusPenembakan #Burak #Sampai #Putusan #Berkekuatan #Hukum #Tetap

Sumber : aceh.tribunnews.com