Berita  

546 Sapi di Langsa Bergejala PMK, Satu Mati, Sampel Dibawa ke Medan, Warga Diimbau tak Lepas Ternak

546 Sapi di Langsa Bergejala PMK, Satu Mati, Sampel Dibawa ke Medan, Warga Diimbau tak Lepas Ternak

Oleh karena itu, selama beberapa hari terakhir ini, total sapi yang dilaporkan warga mengalami gejala wabah PMK ini mencapai 546 ekor.

Laporan Zubir | Langsa 

sdhortsoc.org, LANGSA – Sebanyak 546 sapi milik warga Kota Langsa mengalami gejala wabah Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK.

Bahkan satu di antaranya dilaporkan mati.

Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Langsa, Banta Ahmad, SSt, Pi, menyampaikan hal ini kepada Serambinews.com, Jumat (13/5/2022). 

Menurutnya, hingga kemarin, Kamis (12/5/2022), 346 sapi dilaporkan mengalami gejala PMK. 

Kemudian hingga siang ini, Jumat (13/5/2022), ada masuk lagi laporan dari pemilik, bahwa 200 lagi sapi di daerah ini mengalami gejala PMK. 

Oleh karena itu, selama beberapa hari terakhir ini, total sapi yang dilaporkan warga mengalami gejala wabah PMK ini mencapai 546 ekor.

Baca juga: VIDEO – Kawasan Pesisir dan Kecamatan Darul Makmur Nagan Raya Rawan PMK Hewan Ternak

“Sampai hari ini, total laporan yang sudah kita terima dari masyarakat sebanyak 546 ekor sapi yang mengalami sakit mirip wabah PMK dan satu sapi di antaranya sudah mati,” sebut Banta Ahmad. 

Pada Rabu (11/5/2021) Petugas Balai Veteriner Medan Kementerian Pertanian sudah mengambil sampel terhadap sapi di Langsa yang terindikasi terjangkit PMK. 

Dikatakan Banta, Tim Veteriner Balai Medan sudah membawa sampel dari sapi ini ke laboratorium balai guna dikakukan pengujian untuk diketahui jenis penyakit yang menjangkiti sapi-sapi itu. 

“Kita saat ini masih menunggu hasil uji sampel sapi ini dari pihak Balai Veteriner Medan, apakah sapi di daerah kita terkena wabah PMK atau tidak, atau penyakit lain,” paparnya. 

Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan kembali mengimbau masyarakat yang memiliki hewan ternak sapi untuk sementara ini mengandangkan (tidak melepas) sapinya baik yang bergejala alami PMK mapun tidak. 

Baca juga: Di Aceh, PMK Baru Ditemukan di Aceh Tamiang, Daerah Lain Baru Sebatas Gejala Klinis

Langkah ini diambil pemerintah setempat menyusul adanya indikasi penularan atau sudah terjangkitnya PMK terhadap puluhan sapi milik masyarakat daerah ini.

Selain itu, kata Banta, jika ada sapi yang sakit mirip wabah PMK diminta kepada pemilik ternak hewan sapi itu segera melaporkan kepada Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan setempat. (*)



#Sapi #Langsa #Bergejala #PMK #Satu #Mati #Sampel #Dibawa #Medan #Warga #Diimbau #tak #Lepas #Ternak

Sumber : aceh.tribunnews.com

Exit mobile version