Berita  

Warga Keturunan Arab Jalani Tradisi Iwwadh di Toko Nadoly, Toko Pertama di Palu

One Way Diterapkan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 47 Pukul 23.00 WIB

Sdhortsoc.org – Warga keturunan Arab jalani tradisi Iwwadh di Toko Nadoly. Toko Nadoly merupakan toko pertama di Kota Palu.

Tradisi Iwwadh ini biasa disebut lebaran Arab, Selasa.

Tradisi Iwwadh ini sudah digelar sejak puluhan tahun yang lalu oleh warga yang tergabung dalam komunitas Islam keturunan Arab di Kota Palu.

Dalam tradisi ini warga keturunan Arab akan berkumpul dan bernyanyi bersama serta berjabat tangan saling memaafkan satu dengan yang lain.

Baca Juga:
Tradisi Lebaran Arab di Palu

“Seperti biasanya kita laksanakan di Toko Nadoly yang menjadi toko pertama di Kota Palu dan tradisi ini kerap dilaksanakan pada hari kedua Idul Fitri,” kata Farid Jafar Nassar, seorang tokoh keturunan Arab di Kota Palu, Selasa.

Iwwadh artinya adalah kembali dengan makna saling mengunjungi dan memberi salam di setiap rumah. Saat pandemi COVID-19 selama dua tahun tradisi ini ditiadakan.

“Tradisi ini kami rayakan setiap hari kedua Idul Fitri,” tuturnya.

Puncak tradisi ini adalah membagi-bagikan uang kepada siapa saja yang datang.

“Puji pujian kepada Nabi Muhammad SAW juga dilantunkan saat tiba di rumah salah satu warga keturunan Arab dan puncak acara ini juga diisi dengan membagi-bagikan uang,” katanya. (Antara)

Baca Juga:
Tiga Resep Makanan Penutup Asyik Disantap Saat Lebaran: Union Cheese Pie, Es Podeng, dan Es Palu Butung

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS



#Warga #Keturunan #Arab #Jalani #Tradisi #Iwwadh #Toko #Nadoly #Toko #Pertama #Palu

Sumber : www.suara.com