Berita  

Dokter Mogok Kerja, Dirut RSUD Teuku Umar: Pelayanan Emergency Tetap Normal

Dokter Mogok Kerja, Dirut RSUD Teuku Umar: Pelayanan Emergency Tetap Normal

Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya

sdhortsoc.org, CALANG – Sebanyak 28 orang dokter yang berdinas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teuku Umar, Calang, Aceh Jaya melakukan mogok kerja, Kamis (14/4/2022).

Hal itu disampaikan Direktur Utama (Dirut) RSUD Teuku Umar, dr Eka Rahmayuli saat ditemui Serambinews.com, di ruang kerja Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Aceh Jaya.

Ia menjelaskan, jika para dokter melakukan mogok kerja dikarenakan tidak menerima dengan jumlah tambahan tunjangan penghasilan pegawai yang ditetapkan pemerintah mengalami penurunan.

Menurut dr Eka, pada tahun lalu mereka untuk tunjangan jenis itu mendapatkan sebanyak Rp 4,1 juta, namun pada tahun ini hanya Rp 2,7 juta.

“Jadi mereka hanya meminta tunjangan itu untuk disamakan dengan tahun lalu, kalau tidak naik setidaknya jangan turun,” tukas Eka.

Eka menambahkan, jika pembayaran tambahan tunjangan penghasilan pegawai itu sendiri bersumber dari APBK Aceh Jaya.

Baca juga: Dokter RSUD Teuku Umar Calang Aceh Jaya Mogok Kerja, Ini Penyebabnya

Hanya saja, Eka menyebutkan, jika pelayanan yang dihentikan oleh para dokter hanya pelayanan di poliklinik.

Namun untuk pelayanan emergency tetap diberlakukan atau tetap memberikan pelayanan.

“Untuk IGD dan untuk operasi atau kondisi emergency, para petugas atau dokter tetap melaksanakan tugas,” ungkap dr Eka.

“Jumlah dokter di RSUD Teuku Umar ada 28 orang, di mana 14 orang dokter spesialis dan 14 dokter umum,” tutupnya.(*)



#Dokter #Mogok #Kerja #Dirut #RSUD #Teuku #Umar #Pelayanan #Emergency #Tetap #Normal

Sumber : aceh.tribunnews.com